Solusi Agar Email Pemasaran Produk Tidak Dihapus

Posted by

Solusi Agar Email Pemasaran Produk Tidak Dihapus
Kita pernah merasakan terus-menerus dibombardir dengan pesan-pesan dari akun email yang berisi pemasaran sebuah produk. Kekesalan tentu akan menjalari perasaan kita mengingat email tersebut sangat mengganggu. Walhasil, kita akan menghentikan langganan dari situs yang mengirimkan email atau dengan senang hati langsung menghapus pesan tersebut sebelum membacanya.

Apa penyebabnya? bisakan kita belajar dari sebuah kesalahan untuk memperbaiki strategi bisnis online kita.


Silakan disimak:




Solusi Agar Email Pemasaran Produk Tidak Dihapus1. Kesan pertama yang buruk

Ini adalah hal pertama yang dilihat oleh penerima email. Ditambah judul yang terkesan menipu seperti PENTING, atau dengan tulisan yang seluruhnya huruf besar dan terlalu banyak tanda seru. 

Pendekatan terbaik adalah memberi mereka sedikit opsi, apa yang mereka butuhkan di dalam email yang berisi penjelasan produk kita. Kita harus memberi kesempatan kepada pembaca untuk berpikir tanpa menjustifikasinya. 


2. Dapatkah orang lihat foto kita? 

Mungkin bisa dilihat jika melalui Laptop, tapi bagaimana jika email yang masuk melalui ponsel, tablet, atau BlackBerry. Pastikan perangkat apa pun itu, pelanggar yang membukanya dapat melihat kita secara visual. Gambar kita dapat memproses lebih cepat daripada kata-kata yang kita berikan, sehingga kita bisa diingat. 

3. Maaf siapa yang anda kirim? 

Memiliki daftar email lengkap biasanya memiliki nama pelanggan. Hal yang wajib kita lakukan ialah menyapa penerima email. ""Hai Anton'' atau ''Dear Juliette'', bukan sekadar ''Halo'' saja. Ini menjadi hal yang paling dasar dari sentuhan pribadi dan membuat perbedaan besar. 

4. Jangan berikan janji

Kepercayaan sulit didapatkan lewat email. Jadikan email sebagai penghubung kita untuk berinteraksi lebih jauh seperti dengan chating atau bertemu. 

Pelanggan ingin memiliki hubungan yang nyata untuk produk yang ingin mereka beli. Cara terbaik ialah membangun hubungan langsung dengan pelanggan yang ingin membeli produk kita. Walhasil, kepercayaan ini menjadi basis untuk kepercayaan dia dari waktu ke waktu. 

5. Jadi teman pelanggan

Jangan sombong untuk menawarkan diskon, yang membuat pelanggan anda tidak akan mendengarkan tawaran anda lewat email. Apalagi dengan mengirimkan pesan yang sama. Pasalnya, email merupakan surat elektronik yang siapapun dapat mengirimkan email serupa.

Sebuah hubungan dibangun dari pertemuan secara intens akan membangun kepercayaan. Kepercayaan akan didapatkan ketika kita berhubungan dengan pelanggan tidak hanya sebagai penjual, tapi teman berbicara. Jika dia sudah mengenal email kita, maka pelanggan justru menunggu kapan tawaran produk kita datang melalui emailnya.

sumber: business2community



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 5:33:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.
Subscribe via Email

Daftar Isi

Followers