Langkah-langkah Pengiriman Lewat JNE

Posted by

JNE (Jasa Nugraha Ekakurir) merupakan salah satu rekomendasi nomor 1 jasa kurir di Indonesia. Bahkan, penulis bisa mengatakan, belum ada tandingan JNE hingga kini dari masalah kecepatan dan kepercayaan pelanggan, meski dengan berbagai kekurangan yang dimilikinya. Kali ini, mari kita bahas, alur pengiriman JNE sehingga penjual toko online bisa memberikan penjelasan kepada pelanggannya jika ada hal sepert keterlambatan atau cara kerja JNE.

Informasi ini, penulis dapatkan dari mereka yang bekerja di JNE. Yang mengetahui sedikit cara kerja JNE.


1. Input Resi

Langkah pertama dimulai dengan input resi oleh pihak JNE. Dan nantinya pengirim akan mendapatkan hak untuk sebuah nomor resi pada 1 barang. Selain itu, barang kita akan ditimbang. Perlu diingat di JNE tidak ada hitungan Ons, tapi langsung kiloan. Setiap wilayah pun memiliki kebijakan sendiri dalam hal ini. Ada yang per 1,3 ke atas masuk 2 kg, atau 1,4 baru masuk 2 kg.

Selain itu, barang seperti boneka akan dikenakan volume, dan barang besar dengan timbangan yang ringan. Alasannya, JNE tidak saja menghitung berat tapi kapasitas besarnya barang yang akan memenuhi box pengiriman barang



2. Barang Masuk dalam Pengepakan

Setelah resi didapatkan, sekarang, tanggung jawab sepenuhnya barang berada di JNE. Barang nantinya akan dikirim dari Agen, ke Pusat (misal pusat gudang JNE di Depok). Seluruh barang dari Agen di Depok akan dikumpulkan di sana. Dan akan dilakukan penembakan Barcode, sesuai dengan ketentuan pusat (mau ditembak barcode-nya jam berapa). Karena masing masing wilayah memiliki perbedaan kinerja.

3. Pengiriman

Pengiriman akan dilakukan pada malam itu juga. Jika Reguler atau Yes tentunya akan diutamakan. Jika servis Oke ada kemungkinan diakhirnya, mengingat servis ini adalah servis paling rendah.



4. Barang Sampai

Barang sampai ke pengirim dengan waktu yang sudah ditentukan, khususnya melihat estimasi waktunya. Jika Reguler, estimasi berada dalam jangka 3 harian. Dan tidak menutup kemungkinan akan lebih cepat. Yes pun begitu, ada kemungkinan 1 hari sampai, bahkan sampai 3 hari tidak sampai jika alamat tidak jelas.

Info Lainnya:

A. JNE Online dan Offline

Perlu diketahui, ada perbedaan dengan dua sistem ini. Pengirim bisa menanyakan, apakah online atau offline. Apa perbedaannya?

Jika online, pegirim bisa langsung melihat resi sudah ada di aplikasi tracking (cekresi, my jne, dll), dan resi itu sudah otomatis terinput di pusat

Jika Offline, pengirim harus menunggu setidaknya hingga besok (estimasi paling lama), karena pihak pusat akan memasukkannya ke sistem jne. Mengingat masih Offline. Jadi pengirim bisa menjelaskan ke orang yang menerima barang, keadaan resi belum bisa terlacak setelah mendapat resi. Cobalah minta bersabar untuk mengecek 1x24 jam. Andai belum bisa juga, berarti ada permasalahan di sistem JNE

B. Kinerja Kurir Berbeda Tiap Wilayah

Kita tidak bisa menyamakan kurir yang ada di Bogor, Jakarta, Depok, atau daerah lainnya. Semua memilik kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misal, kita mengirim barang dari Bekasi ke Jakarta, ternyata belum sampai, jangan langsung menyalahkan pihak Bekasi. Karena tugas pengantaran berada di tangan kurir Jakarta. Mintalah bantuan kepada JNE Bekasi untuk komplain ke pihak Jakarta.

C. Teliti dalam Mengirim

Yang dimaksud di sini, telitilah ketika melakukan pengiriman seperti unit ponsel. Karena JNE memiliki kewajiban untuk memberikan bukti pemeriksaan barang, menawarkan asuransi dan packing kayu. Tanyalah jika adminnya tidak menawarkan. Selain itu, informasi terbaru, JNE tidak mengkover penggantian pengiriman makanan, karena banyak kasus barang tersebut akan basi. Hal ini bsia didiskusikan dengan penerima barang jika barang tersebut adalah makanan.




FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 9:54:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.
Subscribe via Email

Daftar Isi

Followers