Tips Terbaik Menjadi Dropshipper

Posted by

Tips Terbaik Menjadi Dropshipper
Sumber Google
Menjadi Dropshipper memang bukan perkara sulit, karena selain tidak butuh modal, Dropshipper pun tidak dituntut untuk membeli atau mengemas barang dalam pengiriman. Tetapi tidak juga bisa dibilang hal yang mudah dilakukan, khususnya jika ingin menjadi Dropshipper yang sukses, atau sukses dalam usaha sampingan selain bekerja di kantor atau tempat lainnya. 

Ya, bisa dikatakan, Dropshipper memiliki kelebihan, yakni tidak perlu takut akan kerugian, tenaga, atau waktu. Dropshipper bebas untuk menentukan waktu berjualan, memutuskan sebuah harga dan memantau kapanpun barang akan dilirik oleh konsumen.

Pembicaraan kita tentu merujuk kepada Dropshipper online, mulai dari fashion, herbal, hobi, otomotif atau yang lainnya. Dropshipper memang menjamur belakangan ini, mengingat merebaknya sistem jual beli online yang dimotori marketplace macam OLX, Kaskus, Bukalapak, Tokopedia, Bukalapan dan sejenisnya. Dropshipper hanya memerlukan sedikit waktu dan perjanjian berbicara dengan sang empunya barang. Dalam artian memasarkan barangnya kembali melalui foto foto yang telah diunggah sebelumnya. Di sana, perjanjian menyangkut tata cara pembayaran atau harga yang telah disepakati.


Ada beberapa tips terbaik untuk memulai menjadi Dropshipper sebagai cara mendapatkan uang tambahan.





1. Analisa Keinginan Konsumen

Bisnis online tidak jauh berbeda dengan bisnis yang bersifat fisik (punya toko, barang ada, dll). Misal: Tidak melulu ada musim Rambutan, tentu musim Rambutan akan segera digantikan dengan musim Duku, Mangga, atau lainnya. Online pun begitu, karena sifatnya dinamis, tidak ada kepastian apakah bulan ini fashion yang laku, atau herbal yang laku. Carilah momen yang tepat untuk menentukan apa yang akan kita jual. Misal, mendekati bulan puasa, konsumen akan lebih memikirkan apa yang akan dibeli untuk berbuka puasa. Cireng, dodol, atau pisang lumer adalah pilihan tepat.

2. Cari Supplier Sebanyak-banyaknya, Namun Fokus dan Tepat

Buatlah perjanjian serinci mungkin dengan supplier kita. Supplier juga harus memiliki integritas yang mumpuni sebagai penjual. Jangan sampai konsumen sudah menunggu barang belian namun pengiriman telat.

3. Jangan Naikkan Harga Terlalu Tinggi

Tentu jika kita menjadi Dropshipper tanpa modal, resiko yang kita terima adalah harga yang diberikan bukan harga penjual. Misal, jika penjual asli/supplier menjual harga tas 50.000, maka bukan tidak mungkin kita akan menjual dengan harga di atasnya. Dari sini, kita bisa memikirkan berapa harga yang akan kita naikkan. Kecuali kita bisa melobi sang penjual untuk menurunkan harganya. Inilah yang menjadi fokus pada poin nomor 2, buat perjanjian sebaik-baiknya dengan supplier.

4. Optimalkan Apapun Yang Ada

Anda punya ponsel. Optimalkan hal tersebut. Pasarkan barang yang akan dijual mulai dari orang -orang terdekat.


5. Fasilitas Petanyaan Sebaik Mungkin

Jangan ada kata lelah dalam berjualan. Berjualan adalah kerja yang membutuhkan tenaga lebih bahkan lebih banyak dari yang kita kira. Lakukan semaksimal mungkin dan seintim mungkin jika ada pelanggan yang kecewa dengan barang yang mereka beli.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 6:10:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.
Subscribe via Email

Daftar Isi

Followers